|
Jum'at, 10 Februari 2012 10:01:38
Hari Kamis (9/2), Presiden Afghanistan Hamid Karzai memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap serangan pasukan koalisi pada hari Rabu di distrik Nejrab, provinsi Kapisa.
Pemimpin Afghanistan itu menugaskan sebuah delegasi untuk menyelidiki pemboman NATO dan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga-keluarga para korban.
Kantor berita Perancis AFP mengutip juru bicara NATO yang tidak bisa mengukuhkan bahwa sebuah tim investigasi gabungan telah dikirim untuk “mengidentifikasi situasi.â€
Isu korban sipil yang akibat operasi koalisi telah menjadi sumber ketegangan antara Presiden Karzai dan NATO. Sebuah laporan PBB yang dirilis pekan lalu mengatakan lebih dari 3.000 warga sipil tewas pada tahun 2011 - angka kematian terburuk dalam perang satu dekade Afghanistan. Misi Bantuan PBB di Afghanistan mengatakan, pemberontak bertanggung jawab atas 77 persen (atau 2.300) kematian warga sipil Afghanistan dan jumlah kematian (410) yang disebabkan oleh pasukan asing dan lokal turun 4 persen.
Sumber
|